Kamis, 04 Desember 2014

RAHASIA KEMATIAN

Bismillahi minal Awwali wal Akhiri ..
Aku tersesat dalam kelalaian,
sedang kematian menuju ke arahku…
kian lama kian dekat...

Jika aku tidak mati hari ini,
suatu hari kelak aku pasti mati…

Aku manjakan tubuhku dengan pakaian2 halus dan mewah....
Padahal tubuhku akan membusuk dan hancur dalam kubur
Aku bayangkan tubuhku berangsur-angsur akan hilang..
Sedikit demi sedikit berkurang hingga tinggallah kerangka, tanpa kulit tanpa daging..

Aku melihat umurku kian habis... Namun keinginan2ku belum juga terpuaskan…

Perjalanan panjang terbentang dihadapanku....
Sedangkan aku tidak memiliki bekal untuk menempuh jalan itu....

Aku mendurhakai Tuhanku dan melanggar perintah2-Nya dengan terang2an...
Padahal Dia mengawasiku setiap saat…
Aku menuruti hatiku dalam perbuatan2 yang memalukan…

Apapun yang telah terjadi tak dapat dihapuskan… Dan sang waktu, bila telah berlalu tidak dapat ditarik kembali..

Wahai Allah al-Alim..,
aku berdosa secara rahasia..
Tidak pernah orang lain mengetahui dosa2ku yang mengerikan…
Tapi esok, rahasia dosa2ku akan ditampakkan...
Dan diperlihatkan kepada Tuhanku....
Aku berdosa kepada-Nya.....
Walaupun hati merasa takut..
Aku sangat percaya Ampunan-Nya yang tak terbatas....
Aku berdosa dan tak tahan menanggung maluTetapi aku bergantung kepada ampunanNya yang tak terbatas...

Seandainya tidak ada azab setelah kematian… Tiada janji akan surga, tiada ancaman akan neraka.... Kematian dan kebusukan tubuhku cukuplah sebagai peringatan…

Tak diragukan lagi, aku adalah yang terburuk diantara semua Hamba2Nya.....

Belas kasihanilah aku dalam kegelapan kesendirian dalam kubur..Ketika aku ditinggalkan oleh segalanya….

Bismillahir-Rahmanir-Rahim:
Kematian merupakan suatu proses yang pasti akan dilalui setiap makhluk hidup. Tapi kapan kematian itu akan dilalui, hanya ALLAH SWT saja yang maha mengetahuinya. Yang jelas, kematian yang dirasakan seseorang tidak sama dengan orang lain. Waktu dan penyebabnya sangat beragam, apalagi keadaan manusia setelah kematian juga bermacam-macam. Begitulah ALLAH SWT berkehendak. Semua yang menimpa manusia di saat-saat kematian, sangat tergantung dari bagaimana manusia tatkala menjalani kehidupannya di dunia.
Bagi orang yang mengalami sakaratul maut, sebelum ruhnya sampai di tenggorokan, ALLAH SWT berkenan membukakan baginya alam malakut (alamnya para malaikat). Jika seandainya lidah orang yang sedang sakaratul maut mampu berucap, niscaya ia akan berbicara tentang keberadaan para malaikat. Tetapi kebanyakan keinginan bicara dari apa yg dilihatnya pada saat itu, hanya ia simpan dalam dirinya sendiri. Lidah terasa kaku sehingga terasa sulit untuk mengucapkannya.

Malaikat tersebut menarik ruh dari ruas dan ujung jari sehingga ruh akan telepas dari jasad laksana hilangnya kotoran mata karena sentuhan air. Orang yang durhaka, ruhnya akan terlepas laksana panggangan yang ditarik dari benang wol yang basah. Orang tersebut menyangka kalu perutnya penuh dengan duri, seakan-akan jiwanya dikeluarkan lubang jarum, sehingga terasa sesak dan seakan-akan langit bersatu dengan bumi sedangkan ia berada di antara keduanya.

Nabi Muhammad saw., pernah bersabda, Sungguh sakaratul maut itu lebih dahsyat dari tebasan 300 pedang.

Maka ketika sedang terjadi proses sakaratul maut, keringat bercucuran membasahi tubuh, matanya mendelik, puncak hidungnya terasa memanjang, tulang-tulang iganya terangkat, jasadnya menegang dan warna kulitnya menguning.

Pernah ketika istri Rasulullah saw., Aisyah memeriksa Rasulullah di saat sakaratnya, sedangkan Nabi pada saat itu sedang berbaring di kamarnya. Berlinang airmata Aisya sambil berkata, “Diriku tebusan sesuatu yang menyedihkanmu dari ketakutan dan kesakitan. Engkau tidak pernah tersentuh jin sebelum inidan tidak ada rasa takut di wajahmu. Mengapa kini aku melihat sesuatu seperti celupan yang terendam. Jika orang mati memancarkan cahaya, maka cahaya-cahaya wajahmu kini pun telah memancar.”

Jika ruh seseorang sudah sampai ke hati, lidah orang tesebut akan terkunci, tidak dapat berbicara dan ia tidak dapat berucap ketika ruhnya telah terkumpul di dadanya. Sungguh keadaan yang tidak akan bisa dirasakan sebelum menjalaninya sendiri. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Hal ini bisa terjadi karena dua hal. Pertama, kejadian ini merupakan kejadian yang sangat besar sehingga dadanya telah sempit sebab ruh terkumpul di situ. Kedua, karena rahasia yang terkandung di dalam gerakan suara yang keluar dari lisan berasal dari hawa panas tubuh. Namun ketika hawa panas dalam tubuh menghilang, maka ia tidak dapat berbicara lagi. Keadaan tubuh pada saat sakaratul maut hanya akan mengalami dua keadaan, yaitu menegang dan keadaan dingin, karena ia telah kehilangan hawa panas tubuh. Pada akhirnya, keadaan pada sat itulah yang menyebabkan mengapa keadaan orang yg meninggal berbeda-beda.

Ketika meninggal, keadaan yang dialami manusia sangat beragam. Ada yang meninggal dalam keadaan tersenyum, terasa cepat tanpa menimbulkan rasa sakit. Terkadang ada pula yang meninggal dalam keadaan yang menyedihkan, sehingga membuat orang yg melihatnya merasa iba dan ketakutan. Sulit atau mudahnya ruh keluar dari jasad, tergantung dari amal yang dilakukan manusia ketika hidup di dunia.

Apabila orang yang mati sedang air ludahnya terus mengalir, mengerut dua bibirnya, menghitam wajahnya dan menguning dua matanya, maka itulah tanda-tanda bahwa ia orang yang sengsara, karena pada saat itu terlihat baginya hakikat kesengsaraan di akhirat nanti. Namun bila si mayit mengering mulutnya dan seakan-akan dia sedang tertawa, wajahnya berseri, matanya terkatup, maka tanda-tanda bahwa ia orang yang akan mendapatkan kesenangan di akhirat, karena pada saat itu ia telah melihat hakikat kemuliaan dirinya.

Para ahli ilmu kalam berpendapat bahwa hidup itu bukanlah ruh. Artinya, hidup itu gabungan antara jasad dan ruh. Jika ruh yang sedang dicabut sampai di tenggorokan, maka pada saat itulah akan muncul godaan dari iblis. Pada saat itu iblis mengutus pembantunya menggoda manusia yang sedang sakaratul maut. Mereka datang dengan rupa orang-orang yang dicintai yang biasa menasehatinya di dunia, seperti rupa ayahnya, ibunya, saudaranya maupun teman karibnya.

Saat itu iblis menyebut aqidah semua agama. Ketika itu, ALLAH SWT hanya akan menyimpangkan hati seseorang yang diinginkannya. Tetapi jika ALLAH SWT menginginkan si hamba mendapat hidayah dan ketetapan hati, maka pada saat manusia menjalani sakaratul maut, ALLAH SWT akan mengutus padanya malaikat Jibril untuk mengusir iblis darinya dan menjaganya dari aqidah yang rusak serta mendampinginya untuk kemudian bisa wafat dalam keadaan fitrah Islam.

Ketika ruh sudah di ambang pintu keluar dari jasad, semua panca indera manusia tidak akan dapat berfungsi lagi, kecuali indera pendengaran. Ketika ruh terlepas dari hati, ia akan merusak pandangan mata. Sedangkan pendengarannya belum hilang hingga ruh terlepas dari jasad. Karena itu Rasulullah saw. bersabda, "Talkinkanlah orang yang akan mati dari kalian dengan dua kalimat syahadat, yaitu tiada Tuhan selain ALLAH dan Muhammad adalah utusan ALLAH.

Anjuran untuk men-talkin-kan pada saat sakaratul maut (membantu mengarahkan menyebut dua kalimat syahadat) sangat membantu si mayit dalam sakaratnya. Meskipun semua panca inderanya sudah tidak dapat berfungsi lagi, tetapi pendengarannya masih berfungsi, sehingga ia akan dapat mendengar suara orang-orang yang berada di sekelilingnya. Dengan bantuan talkin tersebut, bisa saja si mayit akan selalu teringat kepada ALLAH SWT, sehingga ia menolak semua ajakan iblis yang mencoba untuk menjerumuskannya pada saat sakaratul maut. Tetapi hanya ALLAH SWT saja yang Maha Mengetahui dan Maha Berkehendak tentang keadaan manusia ketika sekaratnya.

Begitulah hakikat dari kematian yang akan menimpa setiap makhluk ciptaan ALLAH SWT. Begitu dahsyatnya kematian itu terjadi, sehingga mau tidak mau kita harus selalu mendekatkan diri kepada ALLAH SWT serta memperbanyak amal kebaikan.

Kematian adalah peringatan ALLAH SWT kepada makhluk-NYA agar selalu dapat mengambil pelajaran darinya. Hanya kepada ALLAH lah kita menyembah dan hanya kepada ALLAH pula lah kita memohon pertolongan. Semoga ALLAH SWT berkenan memudahkan kematian kita dan mengaruniakan kepada kita khusnul khotimah, amin.
Sumber : Mengungkap Rahasia Hari Kemudian (Imam al-Ghazali)


“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan ALLAH (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. ALLAH Maha Mengetahui isi hati”. (QS. Ali ‘Imran [3]: 154)

2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi ALLAH”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi ALLAH”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS. An-Nisaa’ [4]: 78)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (ALLAH), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Al-Jumu’ah [62]:

4. Kematian datang secara tiba-tiba.
Sesungguhnya ALLAH, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Luqman [31]: 34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat.
Dan ALLAH sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan ALLAH Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Munaafiquun [63]: 11)

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut
Sabda Rasulullah SAW :
“Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)
“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) ....

Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada ALLAH SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin ALLAH melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”
Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang.

Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana ALLAH.

Aku mati sebagai mineral
dan menjelma sebagai tumbuhan,
aku mati sebagai tumbuhan
dan lahir kembali sebagai binatang.
Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
Kenapa aku harus takut?
Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dari diriku.

Sekali lagi,
aku masih harus mati sebagai manusia,
dan lahir di alam para malaikat.
Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat,
aku masih harus mati lagi;
Karena, kecuali Tuhan,
tidak ada sesuatu yang kekal abadi.

Setelah kelahiranku sebagai malaikat,
aku masih akan menjelma lagi
dalam bentuk yang tak kupahami.
Ah, biarkan diriku lenyap,
memasuki kekosongan, kasunyataan
Karena hanya dalam kasunyataan itu
terdengar nyanyian mulia;

"Kepada Nya, kita semua akan kembali"

Kumpulan Alamat Blog Kelas XI Sebelas MA. Kepuh

http://masitohs.blogspot.com/
http://www.samsuldani.blogspot.com/
http://www.jinggoramadhan.blogspot.com/
http://www.sahrulemboy.blogspot.com/
http://www.robiya52.blogspot.com/
http://www.reniind.blogspot.com/
http://ridhoanwar01.blogspot.com/
http://rindiantika333.blogspot.com/
http://www.zoand31.blogspot.com/
http://macan06.blogspot.com/
http://ajatghazali.blogspot.com/
http://fathanholigan.blogspot.com/
http://encup12.blogspot.com/
http://arafah7.blogspot.com/
http://davin87.blogspot.com/
http://www.shesari111.blogspot.com/
http://hanahhanah123.blogspot.com/
http://tiatiara09.blogspot.com/
http://sofifajari09.blogspot.com/
http://milawati087.blogspot.com/

Jumat, 14 November 2014

BIO UN 2014-2015 Aplikasi Pendataan Peserta UN

Ini adalah aplikasi pendataan peserta UN tahun 2014-2015 untuk Kab. Serang untuk masuk pada aplikasi ini anda extract dulu file Rar nya di data. lalu anda carai folder 30-MA-2015 anda klik folder tersebut lalu cari Biodata UN klik dua kali pada Biodata UN tersebut lalu masukan User Id nya : Admin dan masukan passwordnya : Admin46  setelah itu klik Login..Wakwaw..deh silahkan download aplikasinya  Free..



DOWNLOAD

Sabtu, 08 November 2014

Santai





Hal yang membuat saya merasa santai adalah semua hal yang saya sukai, mulai dari makanan enak, jalan-jalan, bertemu sahabat, berkumpul dengan keluarga, memelihara tanaman, memasak sampai dengan kerja sambil internetan hehehe…..  

yang terakhir saat ini sedang saya lakukan.  Santai itu memang  baik, asalkan  mencintai bidang tersebut dengan sepenuh hati, bukan dengan sepenuh gaji.

KERJA ADALAH SEBUAH KEHORMATAN

Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut, "Pak mau beli kue, Pak?" Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab "Tidak, saya sedang makan". Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama.  Ia tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan, pemuda tersebut menjawab: "Tidak dik saya sudah kenyang". Setelah pemuda itu membayar ke kasir dan beranjak pergi dari warung kaki lima, anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. Mungkin anak kecil ini berpikir "Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu, siapa tahu kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang di rumah". Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung kehidupan yang serba pas-pasan ini. Saat pemuda tadi beranjak pergidari warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue dagangan. "Pak mau beli kue saya?", pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk menolak yang ketiga kalinya, kemudian ia keluarkan uang Rp 2000,- dari dompet dan ia berikan sebagai sedekah saja. “Dik ini uang saya kasih, kuenya nggak usah saya ambil, anggap saja ini sedekahan dari saya buat adik". Lalu uang yang diberikan pemuda itu ia ambil dan diberikan kepadapengemis yang sedang meminta-minta. Pemuda tadi jadi bingung, lho ini anak dikasih uang kok malah dikasihkan kepada orang  lain. "Kenapa kamu berikan uang tersebut, kenapa tidak kamu ambil?. Anak kecil penjaja kue tersenyum lugu menjawab, "Saya sudah berjanji sama ibu di rumah,ingin menjualkan kue buatan ibu, bukan jadi pengemis, dan saya akan bangga pulang ke rumah bertemu ibu kalau kue buatan ibu terjual habis. Dan uang yang saya berikan kepada ibu hasil usaha kerja keras saya.  Ibu saya tidak suka saya jadi pengemis". Pemuda tadi jadi terkagum dengan kata-kata yang diucapkan anak kecil penjaja kue yang masih sangat kecil buat ukuran seorang anak yang sudah punya etos kerja bahwa "kerja itu adalah sebuah kehormatan", kalau dia tidak sukses bekerja menjajakan kue, ia berpikir kehormatan kerja di hadapan ibunya mempunyai nilai yang kurang. Suatu pantangan bagi ibunya,bila anaknya menjadi pengemis, ia ingin setiap ia pulang ke rumah melihat ibu tersenyum menyambut kedatangannya dan senyuman bunda yang tulus ia balas dengan kerja yang terbaik dan menghasilkan uang. Kemudian pemuda tadi memborong semua kue yang dijajakan lelaki kecil, bukan karena ia kasihan, bukan karena ia lapar tapi karena prinsip yang dimiliki oleh anak kecil itu "kerja adalah sebuah kehormatan", ia akan mendapatkan uang kalau ia sudah bekerja dengan baik. Makna yang bisa diambil : Kerja bukanlah masalah uang semata, namun lebih mendalam mempunyai sesuatu arti bagi hidup kita. Kadang mata kita menjadi "hijau" melihat uang, sampai akhirnya melupakan apa arti pentingnya kebanggaan profesi yg kita miliki. Bukan masalah tinggi rendah atau besar kecilnya suatu profesi, namun yang lebih penting adalah etos kerja, dalam arti penghargaan terhadap apa yang kita kerjakan. Sekecil apapun yang kita kerjakan, sejauh itu memberikan rasa bangga di dalam diri, maka itu akan memberikan arti besar.


Mencari Bupati Independen

Salah satu langkah yang perlu dicermati dalam pemilihan bupati serang adalah dari calon bupati independen. Mengapa Calon independen?. Sampai detik ini bupati serang terpilih adalah berasal dari partai. Belum pernah ada bupati dari independen. Kalau bupati berasal dari partai maka yang terjadi adalah bupati harus mengabdi kepartai yang telah mengangkat dia sebagai bupati walaupun pada hakekatnya adalah masyarakat. Apapun yang menjadi kepentingan partai harus didahulukan tapi jika bupati berasal dari independen atau yang diusulkan masyarakat paling tidak dia tidak berhutang budi kepartai apapun tapi malah punya hutang budi kepada masyrakat yang telah mengusungnya menjadi bupati. Dengan demikian sangat kuat keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat. Aspirasi inilah yang menjadi pemikiran sebahagian aktifis yangselalu gelisah melihat pembangunan di kabupaten serang yang sangat jauh tertinggal dengan daerah lainnya di Indonesia. Sebenarnya tidak ada alas an untuk mengatakan bahwa serang kekurangan sumberdaya untuk membangun. Karena serang persisi berada di selat sunda memiliki posisisi strategis bagi pelayaran kapal dunia, artinya serang bisa mengambil keuntungan dari lalulintas laut internasional yang kedua serang memiliki zona industry yang cukup banyak dan potensial dari mulai pabrik baja Krakatau, pabrik kimia candra asri pelabuhan internasional di cigading dan banyak lagi lainnya. Serang juga memiliki potensu wisata yang sangat baik, terutama wisata laut karena kabupaten serang memiliki pantai pantai yang cukup cantik dan ideal.

Mengapa kabupaten serang lambat dalam pembangunannya terutama pembangunan infrastruktur. Hal itu disebabkan karena para pejabat di kabupaten serang terutama bupatinya tidak memiliki konsep yang jelas serang ini mau dijadikan apa dan mau kemana, bahkan bupati serang taufik mungkin tidak faham dengan undang undang yang salah satu isinya adalah fakir miskin dipelihara Negara. Apa yang terjadi malah diserang menurut data statistic kemiskinan bukan berkurang malah bertambah, malah bupatinya malah semakin kaya raya.   

Oleh : Abi Aura

Serang, 02 Mei 2014
Penulis adalah kordinator RIFORI BANTEN hahahaha…….!!!!

Pernyataan Sikap Perguruan MA Kepuh

Pernyataan Sikap Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Kepuh Atas Kejahatan Penusukan Terhadap Menteri Polhukam Jenderal (Purn) Dr. H. Wira...